dua contoh soal operasi campuran bilangan berpangkat dengan menggunakan sifat-sifat operasi bilangan berpangkat
1. dua contoh soal operasi campuran bilangan berpangkat dengan menggunakan sifat-sifat operasi bilangan berpangkat
contoh sifat 1
3⁴ × 3⁶
= 3⁴+⁶
= 3¹⁰
contoh sifat 2
4⁵ : 4²
= 4⁵-²
= 4³
2. contoh soal operasi bilangan bulat rasional akar serta bilangan berpangkat dan sifat-sifatnya
Berikut adalah contoh soal operasi bilangan bulat, rasional, akar, serta bilangan berpangkat dan sifat-sifatnya:
Hitung hasil dari (5/6 - 1/3) x 2/5
Pertama-tama, kita perlu menyederhanakan pecahan dalam kurung:
(5/6 - 1/3) = (5/6 - 2/6) = 3/6 = 1/2
Kemudian, kita kalikan 1/2 dengan 2/5:
1/2 x 2/5 = 1/5
Sehingga, hasil akhirnya adalah 1/5.
Hitung hasil dari √(9) x √(16)
√(9) = 3 dan √(16) = 4, sehingga:
√(9) x √(16) = 3 x 4 = 12
Sehingga, hasil akhirnya adalah 12.
Hitung hasil dari 2³ x 3² : 2²
2³ = 2 x 2 x 2 = 8
3² = 3 x 3 = 9
2² = 2 x 2 = 4
Maka, 2³ x 3² : 2² = 8 x 9 : 4 = 72 : 4 = 18
Sehingga, hasil akhirnya adalah 18.
Sifat-sifat dari bilangan berpangkat antara lain:
Jika bilangan berpangkat sama, maka bilangan dengan pangkat yang lebih besar lebih besar nilainya daripada bilangan dengan pangkat yang lebih kecil.
Contoh: 2³ > 2², 5² > 5, 10⁴ > 10³
Jika bilangan berpangkat sama, maka bilangan yang lebih besar pada dasarnya "lebih banyak" kali dibandingkan bilangan yang lebih kecil.
Contoh: 3⁴ > 2⁴ karena 3⁴ = 3 x 3 x 3 x 3 sedangkan 2⁴ = 2 x 2 x 2 x 2
Jika bilangan berpangkat negatif, maka nilainya sama dengan kebalikan dari bilangan tersebut dengan pangkat positif.
Contoh: 2⁻³ = 1/(2³) = 1/8, 10⁻² = 1/(10²) = 0.01
Jika bilangan berpangkat nol, maka nilainya selalu 1.
Contoh: 2⁰ = 1, 10⁰ = 1, x⁰ = 1 untuk x ≠
3. 3. Buatlah 1 contoh soal yang mengandung bilangan pangkat bulat positif dan bulat negatif beserta penyelesaiannya dengan menggunakan sifat-sifat operasi bilangan pangkat!
Jawaban:
3 x 3 x 3 x 3 x 3 bilangan tersebut bisa kita ringkas kembali dengan memakai bilangan berpangkat menjadi 35
8 x 8 x 8 x 8 x 8 x 8 x 8 x 8 x 8 x 8 dan angka tersebut bisa kita ringkas kembali hingga menjadi bilangan berpangkat 810
Cara membacanya:
35: Sepuluh pangkat 5
810 : Delapan pangakt 10
Penjelasan dengan langkah-langkah:
semoga bermanfaat4. kak tolong yaDengan menggunakan sifat bilangan berpangkat,nyatakan setiap operasi bilangan berikut dalam bentuk a^nContoh p^3×p^4=p^7Soal:1.2^6×5^2=2.18^3÷3^6=
1.2^6x5^2= 10^8
2.18^3÷3^6=6^3+^-6
=6^-3
5. Buatlah rangkuman tentang Operasi hitung bilangan berpangkat ( penjumlahan pengurangan perkalian dan pembagian ) serta sifat-sifat nya. Kemudian buat contoh soal dan jawaban sendiri sebanyak 5 terkait materi bilangan berpangkat. PLS YANG BISA JAWAB SILAHKAN MOHON DI BANTU YANG JAWAB NGASAL KU REPORT
Jawaban:
jangan lupa follow
Bilangan Berpangkat
Materi pertama adalah mengenai bilangan berpangkat. Apakah teman-teman tahu apa itu bilangan berpangkat?
Bilangan berpangkat adalah bilangan yang berfungsi untuk menyederhanakan penulisan dan penyebutan suatu bilangan yang memiliki faktor-faktor atau angka-angka perkalian yang sama.
Contohnya, operasi penghitungan 2x2x2x2x2 atau 8x8x8x8x8 yang penulisannya bisa disederhanakan dengan menggunakan pangkat.
Untuk mengubah suatu bilangan menjadi bilangan berpangkat, maka dibutuhkan rumus berupa an = a x a x a x a x… sebanyak n kali. dalam rumus ini, 'a' adalah bilangan pokok, sedangkan 'n' adalah pangkat atau eksponen.
Sehingga dari rumus ini, diketahui bahwa 2x2x2x2x2 dapat diubah menjadi bilangan berpangkat yaitu 25 = 32.
Selain bilangan positif, bilangan negatif juga bisa dipangkatkan. Namun perlu diingat, kalau bilangan negatif dipangkat dengan bilangan ganjil, maka hasilnya akan negatif.
Kalau bilangan negatif dipangkat dengan bilangan genap, maka hasilnya adalah bilangan positif.
Contohnya adalah (-2)6 = -2 x -2 x -2 x -2 x -2 x -2 = 64.
Baca Juga: Belajar Menghitung dan Membandingkan Banyak Benda di Video Ini
Ada juga bilangan berpangkat -26 = -64. Mengapa hasilnya minus, padahal memiliki angka yang sama seperti sebelumnya, ya?
Ternyata ini disebabkan karena penghitungannya yang berbeda, yaitu -2 x 2 x 2 x 2 x 2 x 2. Angka yang minus hanya satu, sehingga saat dikalikan dengan bilangan positif lainnya menjadi minus.
Perhatikan juga sifat-sifat bilangan berpangkat di bawah ini.

Sifat bilangan berpangkat ( YouTube/wi wrw)
Baca Juga: Mengapa Jarum Jam yang Kita Gunakan Memutar dari Kiri ke Kanan?
Bentuk Akar
Kalau bilangan berpangkat berguna untuk menyederhanakan bilangan, maka berbeda dengan bilangan akar, teman-teman.
Bilangan akar adalah akar dari bilangan rasional yang hasilnya adalah bilangan irasional.
Penulisan bentuk akar dan pangkat ini juga bisa disederhanakan dalam penghitungan.
Sama seperti penulisan bilangan berpangkat, penulisan bentuk akar juga memerlukan bilangan pokok dan bilangan eksponen atau pangkat.
Soal dan Pembahasan
1.

Soal bilangan berpangkat dan akar ( )
Dari soal di atas, maka penyelesaiannya adalah 18a5+2 b6-3 c2+3+2 = 18a2b3c7.
2.

Soal bilangan berpangkat dan akar ( )
Hasil dari soal di atas adalah 37+6-4+2 7-8+3 = 311/7-5.
Baca Juga: Inilah 4 Pasang Bilangan yang Jika Dijumlahkan Hasilnya 8, Soal TVRI Berhitung dan Membandingkan Banyak Benda untuk SD Kelas 1-3
3. Bentuk sederhana dari

Soal bilangan berpangkat dan akar ( )
Penyelesaian dari soal di atas adalah 5(2a+b) + (a+b) - (a+9b) - (a-b) = 53a+2b-a-9b-a+b = 5a-6b.