Contoh soal bunga obligasi
1. Contoh soal bunga obligasi
semoga dapat membantu:)
2. contoh soal obligasi dn jawabannya
Itu aku ambil dari artikel
academia.edu
3. apakah harga penjualan obligasi merupakan nilai sekarang dari nilai nominal obligasi
tidak tentu karena ada disagio dan agio obligasi yg mempengaruhi nya
4. jelaskan pendapatan yang diperoleh dari obligasi dengan contoh!
pendapatan dari investsi berupa obligasi adalah kupon yang diberikan secara tetap oleh perusahaan go publik kepada investor. dan keuntungan lain adalah bahwa pemegang obligasi memiliki kedudukan yang lebih tinggi dari pemilik saham didalam pembagian keuntungan perusahaan
selain itu apabila pemegang obligasi hedak menjual kembali obligasinya dengan harga yang lebih tinggi maka dia akan mendapatkan capital gain
5. Contoh hutang obligasi(teori)
Jawaban:
obligasi atau surat utang atau bond merupakan salah satu produk dari pasar modal. Obligasi ini dapat disebut sebagai surat utang jangka menegah sampai dengan panjang yang bisa dipindah tangankan. Tujuan berinvestasi dalam obligasi pada umunya adalah untuk mendapatkan penghasilan yang tetap dalam jangka waktu panjang.
contoh hutang obligasi : saham, sukuk, efek berangun aset, dan investasi real estat
Penjelasan:
semoga bermanfaat !!! , jangan lupa dibaca lagi bukunya
6. PT Pasifik merencanakan untuk menjual obligasi sebanyak 250 lembar dengan nilai nominal RP 1000.000perlembar. Apabila obligasi tersebut di jual pada nilai nominalnya buatlah jurnal untuk mencatat transaksi penjualan obligasi ini
Jawaban:
maaf saya benar benar tidak paham
7. soal tentag hutang obligasi serta jawabannya
Nona Risa Fadila membeli obligasi PT Hartamin pada tanggal 1 Mei 2005, nominal Rp. 1.000.000,- bunga 12% dengan harga beli sebesar Rp.1.000.000,- Biaya pembelian, yaitu komisi dan materai sebesar Rp.25.000,- Bunga obligasi dibayarkan setiap tanggal 1 Maret dan 1 September. Harga perolehan obligasi dan bunga berjalan dihitung sebagai berikut: Harga beli obligasi Rp.1.000.000,- Komisi dan materai Rp. 25.000,- Rp.1.025.000,- Bunga berjalan (1 Maret – 1 Mei) 2/12 x 12% x Rp.1.000.000,- Rp. 20.000,- Jumlah uang yang dibayarkan Rp. 1.045.000,-
Jurnal yang dibuat oleh Nona Risa Fadila untuk mencatat pembelian obligasi di atas sebagai berikut : Investasi obligasi Rp. 1. 025.000,- Pendapatan bunga obligasi Rp. 20.000,- Kas Rp. 1. 045.000,-
Dalam jurnal diatas, rekening pendapatan bunga obligasi didebit dengan jumlah Rp. 20.000,- yaitu bunga berjalan yang dibayarkan kepada penjual obligasi, sehingga pada tanggal 1 September 2005 yaitu tanggal pembayaran bunga akan dibuat jurnal sebagai berikut: Kas Rp. 60.000,- Pendapatan bunga obligasi Rp. 60.000,- Perhitungan Bunga = 6/12 x 12% x Rp.1.000.000,- = Rp. 60.000,-
Apabila bunga berjalan yang dibayarkan kepada penjual obligasi didebitkan ke rekening piutang bunga obligasi, maka jurnal pada tanggal 1 September 2005 penerimaan bunga obligasi dicatat dengan jurnal sebagai berikut: Kas Rp. 60.000,- Piutang bunga obligasi Rp. 20.000,- Pendapatan bunga obligasi Rp. 40.000,-[11]
8. jelaskan dan berikan contoh apa itu obligasi
Obligasi merupakan sebuah istilah yang dipakai dalam dunia keuangan, yang mana obligasi ini adalah pernyataan utang kepada pemegang obligasi serta emiten berjanji akan membayar kembali modal dan bunga kupon di masa yang akan datang pada saat tanggal jatuh tempo pembayaran.
Contoh Obligasi
Emiten diberikan hak untuk membeli kembali obligasi pada harga tertentu, dan tentu saja dengan jangka waktu tertentu sesuai dengan Obligasi waktu yang diberikan atau sering dikenal sebagai obligasi callable. Dalam pertukaran berikutnya Pemegang Obligasi hak berhak untuk mengkonversi obligasi ke dalam beberapa jumlah saham yang dimiliki oleh penerbit.
9. 4. Tuliskan contoh prosedur pencatatan otangObligasi dan contohnya ?
Penjelasan:
maaf jika salah
moga bantu yaa kak
10. contoh utang obligasi
Contoh utang obligasi adalah ketika perusahaan menjual surat obligasi sebesar 100.000.000 dengan kupon 10% per tahun dengan jangka waktu 5 tahun.
11. OBLIGASI, BOBOT NILAI: 20 7. (Penilaian Obligasi). Hitunglah nilai obligasi yang jatuh tempo dalam 8 tahun dengan nilai nominal $1.000. Tingkat bunga kupon sebesar 9% dan tingkat pengembalian yang diinginkan investor 8%! Boleh menggunakan salah satu metode saja (Rumus atau Tabel Nilai Sekarang). 8. (Tingkat pengembalian yang diharapkan pemegang obligasi). Obligasi Fitzgerald jatuh tempo dalam 10 tahun dengan tingkat bunga tahunan 9% pada nilai nominal $1.000. Jika obligasi dijual pada $945, berapa tingkat pengembalian yang diharapkan pemegang obligasi? Boleh menggunakan salah satu metode saja (Coba-coba/Trial and Error atau Rumus).
Jawaban:
7. Untuk menentukan nilai obligasi yang jatuh tempo dalam 8 tahun dengan nilai nominal $1.000, tingkat bunga kupon sebesar 9% dan tingkat pengembalian yang diinginkan investor 8%, kita dapat menggunakan rumus nilai sekarang.
Rumus nilai sekarang (PV) adalah : PV = C / (1 + r)^n
di mana:
C = nilai kupon (cash flow)
r = tingkat pengembalian yang diinginkan investor (8%)
n = jumlah periode (8 tahun)
Nilai kupon dapat dihitung dengan mengalikan tingkat bunga kupon dengan nilai nominal obligasi.
C = $1.000 x 9% = $90
maka, PV = $90 / (1 + 8%)^8 = $90 / (1,08)^8 = $90 / 0,46 = $195,65
Jadi, nilai obligasi yang jatuh tempo dalam 8 tahun dengan nilai nominal $1.000, tingkat bunga kupon sebesar 9% dan tingkat pengembalian yang diinginkan investor 8% adalah $195,65
8. Untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan pemegang obligasi dari obligasi Fitzgerald jatuh tempo dalam 10 tahun dengan tingkat bunga tahunan 9% pada nilai nominal $1.000 dan dijual pada $945, kita dapat menggunakan metode coba-coba (trial and error) atau rumus.
Metode coba-coba:
Kita dapat mengejar tingkat pengembalian yang diharapkan dengan mencoba nilai pengembalian yang berbeda sampai mendapatkan harga jual yang sama dengan $945.
Rumus:
Kita dapat mengejar tingkat pengembalian yang diharapkan dengan menggunakan rumus YTM (Yield to Maturity). Rumus YTM menentukan tingkat pengembalian dari obligasi dengan memperhitungkan nilai waktu dari uang.
YTM = (C + (F - P) / N) / ((F + P) / 2)
di mana :
C = nilai kupon (cash flow)
F = nilai nominal obligasi
P = harga jual obligasi
N = jumlah periode (10 tahun)
Nilai kupon dapat dihitung dengan mengalikan tingkat bunga tahunan dengan nilai nominal obligasi.
C = $1.000 x 9% = $90
maka, YTM = ($90 + ($1.000 - $945) / 10) / (($1.000 + $945) / 2) = (9 + 55) / 972,5 = 64 / 972,5 = 0,06563 = 6,563%
12. Jelaskan pendapatan yang diperoleh dari obligasi dengan contoh!
pendapatan dari investsi berupa obligasi adalah kupon yang diberikan secara tetap oleh perusahaan go publik kepada investor. dan keuntungan lain adalah bahwa pemegang obligasi memiliki kedudukan yang lebih tinggi dari pemilik saham didalam pembagian keuntungan perusahaan
selain itu apabila pemegang obligasi hedak menjual kembali obligasinya dengan harga yang lebih tinggi maka dia akan mendapatkan capital gain
13. Tuliskan contoh prosedur pencatatan utangObligasi dan contohnya ?
Jawaban:
Akuntansi Investasi Obligasi – Pengertian obligasi adalah bentuk surat yang menghasilkan bunga digunakan oleh perusahaan untuk meminjam uang dalam jangka panjang.
Pengertian itu bila dilihat dari sisi perusahaan penerbit obligasi (debitur). Padahal transaksi tersebut juga memengaruhi investor.
Dan kali ini, blog manajemen keuangan akan membahas tentang penerapan akuntansi untuk obligasi dari sudut pandang investor.
Akuntansi untuk investasi obligasi, berfokus pada bagaimana membuat ayat jurnal untuk:
pencatatan pembelian,
bunga,
amortisasi
diskon dan premium serta
penjualan investasi obligasi.
Dan diasumsikan investor menggunakan prinsip-prinsip biaya untuk mencatat investasi tersebut.
14. apakah harga penjualan obligasi merupakan nilai sekarang dari nilai nominal obligasi
"Yes"
Why? karena surat utang jangka menengah atau panjang, yang dapat dipindahtangankan dan berisi janji dari pihak yang menerbitkan obligasi serta tanggal saat nilai nominal obligasi harus dilunasi oleh perusahaan yang menerbitkan obligasi. Jangka waktu obligasi biasanya lebih dari 5 tahun.
Salam..
15. Jelaskan tiga kemungkinan harga obligasi dengan contoh!
harga nilai nominal obligasi sama dengan nolai nominal contoh:obligasi dengan nilai nominal 50juta, harga nilai premium obligasi lebih besar dari pada nilai nominal contoh:obligasi dengan nilai 50juta yang dijual dengan 102%,pada harga nilai diskon obligasi lebih kecil daru pada dengan nilai nominal contoh:obligasi dengan nilai nominal 50juta dijual dengan harga 98%
16. obligasi tidak terjamin artinya apa ya dan contohnya
Obligasi tidak terjamin
Obligasi yang tidak dijamin dengan harta kekayaan sehingga laku tidaknya obligasi tergantung kepercayaan masyarakat.
17. perbedaan nilai pari obligasi dan nilai pasar ?
Jawaban:
-Nilai nominal saham adalah nilai yang tertera di dalam saham yang didapat dari hasil pembagian total modal perusahaan terhadap jumlah saham yang beredar.
-Nilai wajar saham adalah nilai yang diberikan oleh para investor atau analis pasar modal terhadap setiap saham yang diperdagangkan di bursa efek dengan berpedoman kepada masing – masing industri dari setiap perusahaan tersebut dan menggunakan beberapa metode perhitungan nilai atau harga suatu saham yang berlaku umum,
-Nilai pasar nilai yang diperdagangkan di bursa efek.
Penjelasan:
Maaf kalau salah:v
Btw thanks poin nya:")
18. Investasi dalam Obligasi-Biaya DiamortisasiMerujuk pada soal SL. 8.1, kecuali tingkat suku bunga yang diharapkanatau suku bunga pasar sebesar 10%.Diminta:1. Hitung besarnya nilai sekarang obligasi dan premi obligasi.2. Buatlah jurnal yang diperlukan.
Jawaban:
Untuk dapat menghitung besarnya nilai sekarang obligasi dan premi obligasi, diperlukan informasi tambahan seperti nilai nominal obligasi, tingkat suku bunga yang tercantum dalam kontrak obligasi, jangka waktu obligasi, dan metode perhitungan bunga yang digunakan.
Selanjutnya, berikut ini adalah contoh jurnal yang mungkin diperlukan terkait investasi dalam obligasi dengan biaya diamortisasi:
1. Jurnal saat pembelian obligasi:
Debit: Obligasi (Nilai Investasi)
Debit: Premi Obligasi (Jika ada)
Kredit: Kas atau Investasi Lainnya (Nilai Total Pembelian)
2. Jurnal saat penerimaan bunga:
Debit: Bunga Obligasi
Kredit: Pendapatan Bunga
3. Jurnal saat pembayaran bunga:
Debit: Pendapatan Bunga
Kredit: Kas
4. Jurnal saat amortisasi premi obligasi:
Debit: Beban Amortisasi Premi Obligasi
Kredit: Premi Obligasi
5. Jurnal saat penerimaan pokok obligasi pada jatuh tempo:
Debit: Kas
Kredit: Obligasi
Harap dicatat bahwa contoh jurnal di atas adalah umum dan dapat bervariasi tergantung pada persyaratan spesifik dan metode perhitungan yang digunakan dalam investasi obligasi.
Untuk menghitung besarnya nilai sekarang obligasi dan premi obligasi, Anda perlu memberikan informasi lebih detail seperti nilai nominal obligasi, tingkat suku bunga, jangka waktu, dan metode perhitungan bunga yang digunakan. Dengan informasi tersebut, saya dapat membantu Anda dalam menghitung nilai sekarang obligasi dan premi obligasi dengan lebih spesifik.
19. Jelaskan beberapa situasi ketika nilai nominal obligasi berbeda dengan nilai sekarang Investasi dalam Obligasi-Biaya Diamortisasi Merujuk pada soal SL. 8.1, kecuali tingkat suku bunga yang diharapkan atau suku bunga pasar sebesar 10%. Diminta: 1. Hitung besarnya nilai sekarang obligasi dan premi obligasi. 2 Buatlah jurnal yang diperlukan.
Jawaban:
Beberapa situasi ketika nilai nominal obligasi berbeda dengan nilai sekarang Investasi dalam Obligasi antara lain:
1. Ketika tingkat suku bunga pasar naik atau turun
2. Ketika kualitas kredit penerbit obligasi meningkat atau menurun
3. Ketika waktu jatuh tempo obligasi semakin dekat atau semakin jauh
4. Ketika terjadi perubahan dalam kondisi ekonomi atau politik
5. Ketika ada perubahan dalam arus kas penerbit obligasi.
Untuk menjawab soal, perlu diketahui bahwa biaya diamortisasi adalah selisih antara nilai nominal obligasi dan nilai sekarang investasi dalam obligasi. Dalam kasus ini, tingkat suku bunga pasar telah ditentukan sebesar 10%.
1. Hitung besarnya nilai sekarang obligasi dan premi obligasi.
Diketahui:
- Nilai nominal obligasi = Rp 1.000.000
- Tingkat kupon obligasi = 12%
- Tingkat suku bunga pasar = 10%
- Jangka waktu jatuh tempo = 5 tahun
- Frekuensi pembayaran kupon = tahunan
Langkah-langkah:
a. Hitung besar kupon obligasi:
Kupon = Nilai nominal x Tingkat kupon
Kupon = Rp 1.000.000 x 12%
Kupon = Rp 120.000
b. Hitung besar arus kas dari kupon:
Arus kas kupon tiap tahun = Kupon / Frekuensi pembayaran kupon
Arus kas kupon tiap tahun = Rp 120.000 / 1
Arus kas kupon tiap tahun = Rp 120.000
c. Hitung nilai sekarang obligasi:
Nilai sekarang obligasi = Arus kas kupon tiap tahun / (1 + Tingkat suku bunga)^(Jangka waktu jatuh tempo)
Nilai sekarang obligasi = Rp 120.000 / (1 + 10%)^5
Nilai sekarang obligasi = Rp 68.058,65
d. Hitung biaya diamortisasi:
Biaya diamortisasi = Nilai nominal obligasi - Nilai sekarang obligasi
Biaya diamortisasi = Rp 1.000.000 - Rp 68.058,65
Biaya diamortisasi = Rp 931.941,35
e. Hitung premi obligasi:
Premi obligasi = Biaya diamortisasi / Jangka waktu jatuh tempo
Premi obligasi = Rp 931.941,35 / 5
Premi obligasi = Rp 186.388,27
Jadi, nilai sekarang obligasi adalah Rp 68.058,65 dan premi obligasi adalah Rp 186.388,27.
2. Buatlah jurnal yang diperlukan.
a. Pada saat pembelian obligasi:
Investasi dalam Obligasi 1.186.388,27
Bank/Cash 1.186.388,27
b. Pada saat pembayaran kupon:
Beban Bunga 120.000
Kupon Obligasi 120.000
c. Pada saat jatuh tempo dan pembayaran pokok:
Obligasi 1.000.000
Investasi dalam Obligasi 186.388,27
Bank/Cash 1.186.388,27
Catatan: Beban Bunga adalah akun pengeluaran yang digunakan untuk mencatat pembayaran bunga pada obligasi. Kupon Obligasi adalah akun pendapatan yang digunakan untuk mencatat penerimaan kupon pada obligasi.
20. pengertian obligasi dan contohnya di indonesia ! mohon dijawab.
obligasi adalah suatu pengakuan hutang yang dikeluarkan oleh pemerintah atau perusahaan atau lembaga-lembaga lain sebagai pihak yang berhutang yang mempunyai nilai nominal tertentu dan kesanggupan untuk membayar bunga secara periodik atas dasar persentase tertentu yang tetap.
contoh jenis obligasi diindonesia : obligasi rekap, Surat Utang Negara (SUN), Obligasi Ritel Indonesia (ORI), Surat Berharga Syariah Negaraobligasi itu surat berharga atau sertifikat yang berisi kontrak antara pemberi pinjaman (pemodal/investor) dan yang diberi pinjaman (emiten).
21. PT Grahawita Santika memiliki obligasi dengan waktu jatuh tempo 5 tahun. Nilai nominal obligasi ini adalah Rp 1.000.000. Obligasi ini membayar kupon tahunan sebesar 10% dengan suku bunga diskonto 8%. Berapakah nilai intrinsik dari obligasi tersebut?
Penjelasan:
Untuk menghitung nilai intrinsik dari obligasi tersebut, Anda dapat menggunakan rumus:
Nilai Intrinsik = Nilai Nominal x (1 + Kupon Tahunan / 100) / (1 + Suku Bunga Diskonto / 100)^(Jumlah Tahun)
Dengan menggunakan data yang diberikan, rumus tersebut akan menjadi:
Nilai Intrinsik = Rp 1.000.000 x (1 + 10% / 100) / (1 + 8% / 100)^5
Setelah menghitung, nilai intrinsik dari obligasi tersebut adalah Rp 1.077.659.
Perlu dicatat bahwa nilai intrinsik obligasi adalah nilai wajar dari obligasi tersebut di pasar saat ini. Nilai ini dapat berbeda dari nilai nominal obligasi, tergantung pada perubahan suku bunga dan faktor lainnya yang mempengaruhi harga obligasi di pasar.
22. mengapa obligasi masuk dalam kelompok utang ? berikan contoh utang obligasi ?
Jawaban:
Obligasi adalah surat berharga atau sertifikat yang berisi perjanjian antara perusahaan emiten sebagai peminjam dana dengan investor sebagai pemberi dana. Penerbit obligasi wajib membayarkan bunga secara rutin serta melunasi pokok pinjaman saat jatuh tempo.[1] Obligasi pada umumnya diterbitkan untuk suatu jangka waktu tetap di atas 10 tahun. Misalnya saja pada Obligasi pemerintah Amerika yang disebut "U.S. Treasury securities" diterbitkan untuk masa jatuh tempo 10 tahun atau lebih. Surat utang berjangka waktu 1 hingga 10 tahun disebut "surat utang" dan utang di bawah 1 tahun disebut "Surat Perbendaharaan. Di Indonesia, Surat utang berjangka waktu 1 hingga 10 tahun yang diterbitkan oleh pemerintah disebut Surat Utang Negara (SUN) dan utang di bawah 1 tahun yang diterbitkan pemerintah disebut Surat Perbendaharan Negara (SPN).
Obligasi yang dikeluarkan VOC, pada tahun 1623.
Obligasi secara ringkasnya adalah utang tetapi dalam bentuk sekuriti. "Penerbit" obligasi adalah si peminjam atau debitur, sedangkan "pemegang" obligasi adalah pemberi pinjaman atau kreditur dan "kupon" obligasi adalah bunga pinjaman yang harus dibayar oleh debitur kepada kreditur. Dengan penerbitan obligasi ini maka dimungkinkan bagi penerbit obligasi guna memperoleh pembiayaan investasi jangka panjangnya dengan sumber dana dari luar perusahaan.[2]
Pada beberapa negara, istilah "obligasi" dan "surat utang" dipergunakan tergantung pada jangka waktu jatuh temponya. Pelaku pasar biasanya menggunakan istilah obligasi untuk penerbitan surat utang dalam jumlah besar yang ditawarkan secara luas kepada publik dan istilah "surat utang" digunakan bagi penerbitan surat utang dalam skala kecil yang biasanya ditawarkan kepada sejumlah kecil investor. Tidak ada pembatasan yang jelas atas penggunaan istilah ini. Ada juga dikenal istilah "surat perbendaharaan" yang digunakan bagi sekuriti berpenghasilan tetap dengan masa jatuh tempo 3 tahun atau kurang . Obligasi memiliki risiko yang tertinggi dibandingkan dengan "surat utang" yang memiliki risiko menengah dan "surat perbendaharaan" yang memiliko risiko terendah yang mana dilihat dari sisi "durasi" surat utang di mana makin pendek durasinya memiliki risiko makin rendah.
Obligasi dan saham keduanya adalah instrumen keuangan yang disebut sekuriti namun bedanya adalah bahwa pemilik saham adalah bagian dari pemilik perusahan penerbit saham, sedangkan pemegang obligasi adalah semata merupakan pemberi pinjaman atau kreditur kepada penerbit obligasi. Obligasi juga biasanya memiliki suatu jangka waktu yang ditetapkan di mana setelah jangka waktu tersebut tiba maka obligasi dapat diuangkan sedangkan saham dapat dimiliki selamanya terkecuali pada obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah Inggris yang disebut gilts yang tidak memiliki jangka waktu jatuh tempo.
Dalam pasar modal tidak hanya terdapat investasi saham, tetapi juga masyarakat dapat mempunyai surat utang dalam bentuk obligasi di dalam pasar modal. Dalam transaksi investasi obligasi di pasar sekunder, perhitungan harga yang digunakan sangat berbeda dengan perhitungan dalam perdagangan saham dimana harga yang digunakan menggunakan satuan persentase bukan denominasi rupiah.[3]
Penjelasan:
SEMOGA MEMBANTU ^_^23. soal obligasi dan pembahasannya
Pada tanggal 01 juni 1990 dibeli 60 lembar obligasi darai PT.SEJAHTERA yang mempunyai nilai nominal Rp 100.000 setiap lembar, dengan harga kurs 102%. Biaya provisi dan materai sebesar Rp 30.000. Bunga obligasi sebesar 12% setahun dan di bayarkan tiap-tiap tanggal 1/4 dan tanggal 1/10. Dari transaksi ini dapat dibuat perhitungan jumlah pembelian sebagai berikut:
Harga kurs =102% x 60 x Rp 100.000 = Rp 6.120.000
Biaya provisi dan materai
= Rp 30.000
Nilai investment in bond
= Rp 6.150.000
Bunga berjalan 2 bulan (dari 1/4 dan 1/6 1990)
= 2/12 x 12% x Rp 100.000
= Rp 120.000
Dibayar tunai .
= Rp 6.270.000
Jurnal: Investment in bond Rp 6.150.000
Interest earned Rp 120.000
Cash Rp 6.270.000
24. contoh saham dan obligasi perusahaan indonesia?
pertamina persero,dan pgn
25. PT Esa Unggul, Tbk mengeluarkan obligasi baru yang akan jatuh tempo 25 tahun yang akan datang. Tingkat bunga obligasi tersebut adalah 12% dengan nilai nominal Rp 1.000.000,- setiap lembar obligasi.a. Berapa nilai obligasi tersebut apabila required rate of return sebesar 10%, 15 % dan 12 %b. Gambarkan hasil perhitungan saudara,sumbu X merupakan tingkat keuntungan yang diisyaratkan dan sumbu Y menggambarkan nilai obligasic. Diskusikan hasil perhitungan saudara terutama tentang hubungan antara required rate of return dengan nilai obligasi2. Berapa nilai obligasi pada soal pertama apabila coupon rate dibayarkan semi annually? Kerjakan seperti halnya pertanyaan pada soal pertama!
Jawaban:
maaf saya benar tidak paham
26. Contoh utang obligasi
contoh utang obligasi : PT Mez mengeluarkan 12% SHO dengan nominal Rp100.000. Bunga dibayarkan tiap tanggal 1 Januari dan 1 Juli. SHO terjual pada tanggal 1 Januari 2000 dan jatuh tempo pada tanggal 1 Januari 2003.
maaf kalo salah;)
27. Apabila obligasi terjual dibawah nilai nominal,maka di sebut
Apabila obligasi terjual dibawah nilai nominal,maka di sebut Discound bont.
-Umaku ikeba benridesu
28. soal obligasi hutang jangka panjang
pengertiannya atau apa?
Hutang jangka panjang digunakan oleh perusahaan untuk memajukan perusahaan dalam jangka waktu yang lama. Pembelian keperluan pokok maupun sekunder, segera ataupun tidak akan tetap diperlukan sehingga hutang jangka panjang tidak dapat dihindari.hitang jangka panjang digunakan perusahaan untuk memjukan perusahaan mereka supaya tenar
29. Contoh kasus risiko pemegang obligasi
tidak adanya capital gain atau loss capital gain
30. Harga obligasi yang lebih besar dari nilai nominalnya disebut …..
harga obligasi lebih besar dari nilai nominalnya disebut at premiumat premium (dengan Premium)= Harga Obligasi lebih besar dari nilai nominal
31. • obligasi nova jatuh tempo dalam 7 tahun, membayar 8 % atas nominal $ 1.000. akan tetapi bunga dibayar setengah tahunan. jika tingkat pengembalian yang anda syaratkan 10 %, berapa nilai obligasi ? berapa nilai obligasi jika bunga dibayar tahunan
Jawaban:
7,568.316 itu jawabannya
32. obligasi itu apa sih??? dan contoh nya juga teman"
Obligasi adalah istilah dalam pasar modal untuk menyebut surat pernyataan utang penerbit obligasi terhadap pemegang obligasi. Ringkasnya, penerbit obligasi adalah pihak yang berutang dan pemegang obligasi adalah pihak yang berpiutang. Dalam obligasi, dituliskan jatuh tempo pembayaran utang beserta bunganya (kupon) yang menjadi kewajiban penerbit obligasi terhadap pemegang obligasi. Jangka waktu obligasi yang berlaku di Indonesia umumnya 1 hingga 10 tahun.
Diterbitkannya obligasi dilatarbelakangi upaya menghimpun dana dari masyarakat yang akan digunakan sebagai sumber pendanaan. Bila ditinjau dari sudut pandang pebisnis, obligasi bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan dana segar demi berjalannya usaha. Sementara Negara memandang obligasi sebagai sumber pendanaan untuk membiayai sebagian defisit anggaran belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Tak jauh berbeda dengan saham, obligasi juga bisa diperjualbelikan. Kalau ingin membeli saham hanya tinggal mencari tahu di Bursa Efek Indonesia (BEI), berbeda dengan obligasi yang transaksi jual belinya tidak dilakukan di BEI. Itu berarti obligasi didapatkan dari pihak penerbit yang sepakat melakukan jual beli dengan pembeli. Tak heran kenapa obligasi masih belum terlampau familier. Ambil contoh misalnya Pemerintah sebagai salah satu penerbit obligasi. Ketika Pemerintah menerbitkan obligasi, investor yang berminat membelinya bisa mendapatkannya di agen penjual. Pembelian lewat agen penjual adalah mekanisme pembelian yang telah ditetapkan Pemerintah. Biasanya Pemerintah menunjuk bank dan lembaga sekuritas sebagai agen penjual obligasi.
Obligasi itu surat hutang
33. PT toba menerbitkan obligasi dengan nilai nominal 500000000 dengan jangka waktu jatuh tempo 5 tahun jika obligasi tersebut diterbitkan dengan nilai premium maka,?
Maka, nilai jual obligasi kita diatas nilai nominal dan suku preimum mengurangi beban bunga. Dan tingkat suku bunga dibawah tingkat suku bunga nominal.
Btw itu soal lengkap?
34. apa contoh dari pasar saham, pasar obligasi
pasar saham seperti BCA dan pasar obligasi BNIBursa efek indonesia
35. nilai pokok utang yang tertera pada obligasi disebut ?
Nilai nominal.... yaitu nilai yang harus dibayar beserta bunganya kepada penerbit obligasi dan harus dilunasi pada saat akhir jatuh tempo.
36. 2. Pt wigantu merencanakan untuk menjual obligasi sebanyak 250 lembar dengan nilai nominal rp. 1. 0. 000 per lembar. Diminta : a. Apabila obligasi tersebut dijual pada nilai nominalnya, buatlah jurnal untuk mencatat transaksi penjualan obligasi tersebut b. Apabila obligasi tersebut dijual pada kurs 96, buatlah jurnal c. Apabila obligasi dijual pada kurs 102.
Berdasarkan transaksi di atas maka jurnal yang dicatatkan pada saat:
a. Obligasi dijual pada nilai nominalnya :
Kas (debet) 2.500.000
Utang obligasi (kredit) 2.500.000
b. Obligasi dijual pada kurs 96%
Harga kurs = 250 lbr × 10.000 × 96%
Harga kurs = 2.400.000
Dikarenakan harga jual pada kurs 96% lebih kecil dibandingkan dengan nilai nominal maka terjadi disagio sebesar 2.500.000 - 2.400.000 = 100.000
Jurnalnya :
Kas (debet) 2.400.000
Disagio obligasi (debet) 100.000
Utang obligasi (kredit) 2.500.000
c. Obligasi dijual pada kurs 102%
Harga kurs = 250 lbr × 10.000 × 102%
Harga kurs = 2.550.000
Dikarenakan harga jual pada kurs 102% lebih besar dibandingkan dengan nilai nominal maka terjadi agio sebesar 2.550.000 - 2.500.000 = 50.000
Jurnalnya :
Kas (debet) 2.550.000
Agio obligasi (kredit) 50.000
Utang obligasi (kredit) 2.500.000
Pembahasan :
Obligasi dapat diartikan sebagai surat utang yang diterbitkan oleh pihak yang berhutang kepada pihak yang berpiutang. Sederhananya obligasi dapat diartikan sebagai surat utang yang dapat dibeli dan dijual di mana si pembeli akan mendapatkan keuntungan berupa bunga yang dibayarkan sesuai dengan periode pembayaran yang telah disepakati pada saat perjanjian. Dalam obligasi berisi tanggal jatuh tempo pembayaran utang dan bunganya. Perusahaan yang menerbitkan atau menjual obligasi biasanya bertujuan untuk meningkatkan nilai perusahaan dengan biaya yang relatif murah dibandingkan harus menerbitkan saham dengan resiko yang besar.
Pelajari lebih lanjut :
Materi tentang obligasi pada brainly.co.id/tugas/21414053
#BelajarBersamaBrainly #SPJ1
37. ▪ PT Akubisa mengeluarkan obligasi yang jatuh 25 tahun yang akan datang. Tingkat bunga obligasi tersebut adalah 12% dengan nilai nominal Rp 10.000.000 setiap lembar obligasi. Tentukan berapa harga obligasi 25 tahun yang akan datang?
Jawaban:
Untuk menghitung harga obligasi 25 tahun yang akan datang, kita dapat menggunakan rumus present value (nilai sekarang) dari obligasi:
Harga Obligasi = (C * [1 - (1 + r)^(-n)]) / r + (FV / (1 + r)^n)
Di mana:
C = Pembayaran bunga tahunan (dalam hal ini adalah 12% dari nilai nominal)
r = Tingkat diskonto (tingkat bunga tahunan)
n = Jangka waktu obligasi (25 tahun)
FV = Nilai nominal obligasi (dalam hal ini adalah Rp 10.000.000)
Mari kita hitung nilainya:
C = 12% dari Rp 10.000.000 = 0.12 * Rp 10.000.000 = Rp 1.200.000
r = 12% = 0.12
n = 25 tahun
FV = Rp 10.000.000
Harga Obligasi = (Rp 1.200.000 * [1 - (1 + 0.12)^(-25)]) / 0.12 + (Rp 10.000.000 / (1 + 0.12)^25)
Harga Obligasi = (Rp 1.200.000 * [1 - (1.12)^(-25)]) / 0.12 + (Rp 10.000.000 / (1.12)^25)
Harga Obligasi = (Rp 1.200.000 * [1 - 0.1051]) / 0.12 + (Rp 10.000.000 / 7.1469)
Harga Obligasi = (Rp 1.200.000 * 0.8949) / 0.12 + (Rp 10.000.000 / 7.1469)
Harga Obligasi = Rp 1.073.880 + Rp 1.398.263
Harga Obligasi = Rp 2.472.143
Jadi, harga obligasi 25 tahun yang akan datang adalah Rp 2.472.143.
38. bagaimana perbedaan pari obligasi dari nilai pasar
Penjelasan:
-Nilai nominal saham adalah nilai yang tertera di dalam saham yang didapat dari hasil pembagian total modal perusahaan terhadap jumlah saham yang beredar.
-Nilai wajar saham adalah nilai yang diberikan oleh para investor atau analis pasar modal terhadap setiap saham yang diperdagangkan di bursa efek dengan berpedoman kepada masing – masing industri dari setiap perusahaan tersebut dan menggunakan beberapa metode perhitungan nilai atau harga suatu saham yang berlaku umum,
-Nilai pasar nilai yang diperdagangkan di bursa efek.
39. Obligasi dengan usia 8 tahun, nilai nominal Rp 50.000.000,- bunga obligasi 15%, bunga dibayar tiap 6 bulan, suku bunga yang berlaku 6%. Hitunglah nilai obligasi tersebut!
Jawaban:
Untuk menghitung nilai obligasi, kita dapat menggunakan rumus present value of bond.
Nilai obligasi = (Bunga semestral / (1 + Yield to Maturity) ^ Jumlah periode) + (Nilai nominal / (1 + Yield to Maturity) ^ Jumlah periode)
Dalam kasus ini, usia obligasi adalah 8 tahun, nilai nominal obligasi adalah Rp 50.000.000,-, bunga obligasi adalah 15% (dibayar tiap 6 bulan), dan suku bunga yang berlaku adalah 6%.
Jumlah periode adalah 8 tahun x 2 (karena bunga dibayar tiap 6 bulan) = 16 periode.
Yield to Maturity (YTM) adalah tingkat pengembalian yang diharapkan dari obligasi.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Hitung bunga semestral:
Bunga semestral = Nilai nominal x (Bunga obligasi / 100) / 2 (karena bunga dibayar tiap 6 bulan)
= Rp 50.000.000,- x (15/100) / 2
= Rp 3.750.000,-
2. Hitung Yield to Maturity (YTM):
Untuk menghitung YTM, kita perlu menggunakan metode iterasi atau menggunakan perangkat lunak keuangan khusus. Dalam kasus ini, kita akan menggunakan suku bunga yang berlaku, yaitu 6%, sebagai perkiraan awal YTM.
YTM awal = 6% / 2 (karena bunga dibayar tiap 6 bulan) = 3%
3. Hitung nilai obligasi:
Menggunakan rumus present value of bond:
Nilai obligasi = (Bunga semestral / (1 + YTM) ^ Jumlah periode) + (Nilai nominal / (1 + YTM) ^ Jumlah periode)
= (Rp 3.750.000,- / (1 + 3%) ^ 16) + (Rp 50.000.000,- / (1 + 3%) ^ 16)
Setelah menghitung dengan menggunakan rumus tersebut, kita akan mendapatkan nilai obligasi yang diharapkan.
Perlu dicatat bahwa perhitungan ini menggunakan asumsi suku bunga yang berlaku sebagai perkiraan awal YTM. Sebaiknya, untuk mendapatkan YTM yang lebih akurat, perhitungan lebih lanjut dengan menggunakan metode iterasi atau perangkat lunak keuangan yang sesuai dapat dilakukan.
--------------------------------------
Jika anda suka / Jawaban ini menurut anda benar, anda bisa Menjadikan Jawaban Tercerdas.
XieXie♦️
40. contoh perbedaan saham dan obligasi yaitu?
pemilik saham adalah bagian dari pemilik perusahaan penerbit saham,sedangkan pemegang obligasi adalah semata merupakan pemberi pinjaman /kreditur kepada penerbit obligasi
Semoga Membantu^_^