Apa yang dimaksud dengan arbitrasi pricing theory dan asumsi APT menurut Farrel 1997
1. Apa yang dimaksud dengan arbitrasi pricing theory dan asumsi APT menurut Farrel 1997
Copeland (1997) menyatakan bahwa paling sedikit ada 3 atau 4 faktor yang mempengaruhi perkembangan harga dari surat-surat berharga. Hal ini menunjukkan bahwa teori APT mendorong adanya pengembangan penelitian berdasarkan variabel atau faktor-faktor yang diduga mempengaruhi perubahan sebuah sekuritas. Faktor-faktor itu dapat dilihat dari kinerja fundamental perusahaan, kinerja saham di pasar, ataupun keadaan pasar dan perekonomian.
2. jelaskan yang di maksud dengan Arbitrasi Pricing Theory dan asumsi APT menurut Farrell 1997
Jelaskan yang dimaksud dengan Arbitrasi Pricing Theory dan asumsi asumsi APT menurut Farrell (1997)!JawabanPendahuluan
Capital Asset Pricing Model (CAPM) merupakan model untuk menentukan harga suatu asset. Model ini mendasarkan diri pada kondisi ekuilibrium. Dalam keadaan ekuilibrium tingkat keuntungan yang disyaratkan oleh pemodal untuk suatu saham akan dipengaruhi oleh risiko tersebut. Disini risiko bukan lagi diartikan sebagai deviasi standar tingkat keuntungan, tetapi diukur dengan beta.
PembahasanArbitrage Pricing Theory adalah sebuah model asset pricing yang didasarkan pada sebuah gagasan bahwa pengembalian sebuah aset dapat diprediksi dengan menggunakan hubungan yang terdapat diantara aset yang sama dan faktor-faktor resiko secara umum. Teori ini memprediksi hubungan tingkat pengembalian sebuah portofolio dan pengembalian dari aset tunggal melalui kombinasi linear dari banyak variabel makro ekonomi yang mandiri.
Menurut Farrel (1997) Arbitrase Pricing Theory ini mempunyai asumsi
Investor mempunyai kepercayaan yang homogen (Investors have homogens beliefs) Investor adalah penghindar risiko yang memaksimumkan untilitas (Investors are risk-averse utility mazimizes) Pasar adalah sempurna.Ketiga asumsi ini dimiliki juga oleh Model Harga Aset Modal (Capital Asset Pricing Model) KesimpulanJadi APT mendasarkan diri atas hukum satu harga. APT menekankan bahwa tingkat keuntungan yang diharapkan tergantung pada pengaruh factor-faktor makro ekonomi dan tidak oleh risiko unik. Kita bisa menganggap faktor-faktor yang ada dalam arbitrage pricing sebagai portofolio-portofolio khusus yang cenderung dipengaruhi oleh pengaruh bersama. Apabila expected risk premium masing-masing portofolio tersebut proporsional dengan market beta portofolio, maka APT dan CAPM akan memberikan hasil yang sama. Kalau tidak, maka hasilnya pun berbeda pula.
Pelajari lebih lanjutMateri tentang fungsi pasar modal https://brainly.co.id/tugas/9586716Materi tentang mekanisme pasar modal https://brainly.co.id/tugas/1014146Materi tentang fungsi dan tujuan pasar modal https://brainly.co.id/tugas/6302575Detil JawabanKelas : XI (2 SMA)
Mapel : Ekonomi
Bab : Pasar Modal
Kode : 11.12.10
Kata Kunci : APT, Farrell, Arbitrase Pricing Theory.
3. Apa yang dimaksud dengan arbitrasi pricing theory dan asumsi asumsi APT menurut Farrel (1997)
Arbitrage Pricing Theory adalah sebuah model asset pricing yang didasarkan pada sebuah gagasan bahwa pengembalian sebuah aset dapat diprediksi dengan menggunakan hubungan yang terdapat diantara aset yang sama dan faktor-faktor resiko secara umum.
asumsi asumsi :
1.Pasar modal dalam kondisi persaingan sempurna·
2.Para investor selalu lebih menyukai kekayaan yang lebih daripada kurang dengan kepastian·
3.Pendapatan asset dapat dianggap mengikuti k model faktor.
4. contoh metode cost push pricing
Dalam metode ini, penjual atau produsen menetapkan harga jual untuk satu unit barang yang besarnya sama dengan jumlah biaya per unit ditambah dengan suatu jumlah untuk menutup laba yang diinginkan (disebut marjin) pada unit tersebut.
Dalam pengertian yang lebih ringkas bisa dikatakan bahwa cost-plus pricing method adalah metode penetapan harga jual produk dengan cara menambahkan biaya total produksi dengan nilai marjinnya.
Adapun formula dari metode cost-plus pricing method adalah sebagai berikut:
BIAYA TOTAL + MARJIN = HARGA JUAL
5. Buku Sekolah Elektronik BSE Soal Latihan Ujian Akhir Semester SMA/SMK 2016* Jagat raya terbentuk dari hasil ledakan karena adanya reaksi pada inti massa. Pernyataan ini adalah inti dari teori .... a. Big Bang Theory b. Oscillating Theory c. Nebulae Theory d. Planetesimal Theory e. Tectonic Plate Theory
inti dari teori Big bang theory (a)
6. Jelaskan yang dimaksud dengan Arbitrasi Pricing Theory dan asumsi asumsi APT menurut Farrell (1997)!
Jelaskan yang dimaksud dengan Arbitrasi Pricing Theory dan asumsi asumsi APT menurut Farrell (1997)!JawabanPendahuluan
Capital Asset Pricing Model (CAPM) merupakan model untuk menentukan harga suatu asset. Model ini mendasarkan diri pada kondisi ekuilibrium. Dalam keadaan ekuilibrium tingkat keuntungan yang disyaratkan oleh pemodal untuk suatu saham akan dipengaruhi oleh risiko tersebut. Disini risiko bukan lagi diartikan sebagai deviasi standar tingkat keuntungan, tetapi diukur dengan beta.
PembahasanArbitrage Pricing Theory adalah sebuah model asset pricing yang didasarkan pada sebuah gagasan bahwa pengembalian sebuah aset dapat diprediksi dengan menggunakan hubungan yang terdapat diantara aset yang sama dan faktor-faktor resiko secara umum. Teori ini memprediksi hubungan tingkat pengembalian sebuah portofolio dan pengembalian dari aset tunggal melalui kombinasi linear dari banyak variabel makro ekonomi yang mandiri.
Menurut Farrel (1997) Arbitrase Pricing Theory ini mempunyai asumsi
Investor mempunyai kepercayaan yang homogen (Investors have homogens beliefs) Investor adalah penghindar risiko yang memaksimumkan untilitas (Investors are risk-averse utility mazimizes) Pasar adalah sempurna.Ketiga asumsi ini dimiliki juga oleh Model Harga Aset Modal (Capital Asset Pricing Model) KesimpulanJadi APT mendasarkan diri atas hukum satu harga. APT menekankan bahwa tingkat keuntungan yang diharapkan tergantung pada pengaruh factor-faktor makro ekonomi dan tidak oleh risiko unik. Kita bisa menganggap faktor-faktor yang ada dalam arbitrage pricing sebagai portofolio-portofolio khusus yang cenderung dipengaruhi oleh pengaruh bersama. Apabila expected risk premium masing-masing portofolio tersebut proporsional dengan market beta portofolio, maka APT dan CAPM akan memberikan hasil yang sama. Kalau tidak, maka hasilnya pun berbeda pula.
Pelajari lebih lanjutMateri tentang fungsi pasar modal https://brainly.co.id/tugas/9586716Materi tentang mekanisme pasar modal https://brainly.co.id/tugas/1014146Materi tentang fungsi dan tujuan pasar modal https://brainly.co.id/tugas/6302575Detil JawabanKelas : XI (2 SMA)
Mapel : Ekonomi
Bab : Pasar Modal
Kode : 11.12.10
Kata Kunci : APT, Farrell, Arbitrase Pricing Theory.
7. Jelaskan tujuan dari strategi Prestige pricing? Jelaskan dan beri contoh.
Jawaban:
PRESTIGE PRICING
Strategi dimana menetapkan harga yang tinggi demi membentuk image kualitas produk yang tinggi dan umumnya dipakai untuk produk shopping dan specialty.
Contoh: Harley Davidson
Berdasarkan website resmi perusahaan Harley Davidson Indonesia, harga pada katalog motor, spare part, dan aksesori-nya sangat mahal dan hanya menjangkau untuk target pasar dalam kalangan konsumen menengah atas atau tertentu saja. Boleh dibilang, hanya mereka yang fanatiklah yang memiliki motor ini, mengingat harga dan biaya perawatannya sangat mahal. Para pelanggan Harley-Davidson bukan hanya memperoleh kenikmatan berkendara, tetapi mereka juga membentuk suatu komunitas. Para pemilik motor ini mengaku baru benar-benar dapat menikmati asyiknya bermotor setelah berada di atas sadel Harley. Ada kebanggaan tersendiri karena kesannya yang jantan, apalagi jika ditambah pernak-pernik jaket dan sarung tangan kulit plus lars tinggi, yang semuanya dipakai untuk kenyamanan dan keselamatan dalam berkendara.
semoga membantu : )
maaf bila ada yang salah
follow akun kami✌
8. jelaskan tentang pretige pricing
Prestige pricing kalii,
Prestige pricing is a physiological pricing strategy that sets prices of luxury products to the expectations of a niche class of customers who associate higher prices with superior quality.
9. Jagat Raya Tetap Sama. Hal Ini Disampaikan Dalam....a.steady state theoryb.oscillation theoryc.the big bang theoryd.tidal theorye.nebular theory
A.steady state theory
10. contoh teori aksi (action theory)
Jawaban:
For example, if you accidentally drop a glass on the floor, this isn't a social action because it is not conscious or intentional. In contrast, washing a car is a social action because it is done consciously and there is a motive behind it.
Penjelasan:
Max Weber pun membagi 4 tipe dalam tindakan/aksi sosial : (1) Tindakan rasional, atau lebih dapat dipahami sebagai tindakan instumental bertujuan, artinya kita memikirkan untuk mencapai sesuatu, melakukan sesuatu setelah dipertimbangkan demi mencapai sesuatu tujuan yang sudah kita pikirkan sebelumnya. (2) Tindakan nilai, mempertimbangkan untuk melakukan sesuatu atas dasar nilai sesuatu itu, artinya kita melakukan sesuatu biasanya mempertimbangkan baik buruknya, bermanfaat atau tidaknya, susah atau gampangnya atau merugikan atau tidaknya sesuatu itu. Dalam pertimbangan nilai ini untuk melakukan tindakan biasanya kita memakai barometer agama, norma, budaya dan lainya. Misalnya mendasari tindakan atas nilai agama, terasa seperti tidak sopan dan tidak baik jika makan dengan tangan kiri.(3) Tindakan emosional, sesuai dengan tipenya yang mendasari tindakan atas dasar emosional artinya kita melakukan tindakan/aksi sosial karena emosional yang mempengaruhi atau melatar belakangi, emosional disini bukan pada hal rasional tapi lebih kepada perasaan yang memperngaruhi tindakan, seperti simpati, cinta, marah, kasihan, simpati, sedih, bahagia, benci, seperti manusia bertindak memberikan makanan atau sedekah ketika melihat seorang gelandangan di pinggir jalan sambil membawa anak yang didasari atas emosional kasihan atau simpati kepada gelandangan itu dan (4) tindakan tradisional, tindakan ini tentu didasarkan kepada tradisi, adat istiadat atau budaya, tindakan ini terjadi sebab suatu tindakan yang bersifat repetitif atau berulang kali dilakukan hingga menjadi sebuah kebiasaan tradisi.
11. Sebutkan lima contoh labeling Theory
1 - seorang anak perempuan yg selalu pulang malam di cap sebagai wanita yg menyeleweng
2 - seseorang yg tubuh nya dipenuhi tato dicap sebagai preman
3- seorang pelajar dengan absensi yg buruk dicap sebagai siswa yg menyeleweng (tanpa tau apa alasan nya bolos)
4- seorang supir angkot dengan stiker² yg terkesan memiliki kata kata kotor di angkot nya dicap sebagai orang dengan etika yg buruk
5- pengamen dijalanan dianggap sebagai orang yg tidak berpendidikan
12. -menjelaskan tentang theory of trade -cycle kurva theory of trade cycle.kak mohon bantuanya ya kak soalnya mau di kumpulin bsok
Teori perdagangan adalah kumpulan konsep dan prinsip yang digunakan untuk menjelaskan bagaimana perdagangan internasional terjadi dan bagaimana hal itu mempengaruhi ekonomi suatu negara, sementara teori siklus perdagangan adalah konsep ekonomi yang menjelaskan fluktuasi ekonomi dalam jangka pendek. Dalam sejarah, kedua konsep ini memainkan peran penting dalam memahami sejarah perdagangan internasional dan bagaimana ekonomi global telah berkembang dari waktu ke waktu.
Semoga membantu :)
13. Apakah transfer pricing antar induk perusahaan dengan anak perusahaannya (subsidiary) termasuk intracompany transfer pricing atau intercompany transfer pricing?
Jawaban:
Transfer pricing antara induk perusahaan dan anak perusahaannya (subsidiary) termasuk dalam kategori intercompany transfer pricing.
Alasan terutama mengapa ini disebut sebagai intercompany transfer pricing adalah karena terjadi transfer barang, jasa, atau aset antara perusahaan yang saling terkait, yaitu induk perusahaan dan anak perusahaannya. Ini berarti transaksi tersebut terjadi antara dua entitas yang terpisah secara hukum, tetapi terkait dalam hubungan kepemilikan. Dalam hal ini, induk perusahaan dan anak perusahaan dianggap sebagai perusahaan yang berbeda secara hukum, meskipun ada keterkaitan dalam kepemilikan.
JANGAN LUPA LIKE ❤ DAN MASUKKAN KATEGORI JAWABAN TERCERDAS YA KAK ⭐ !!!!
Transfer pricing antara induk perusahaan dan anak perusahaan termasuk dalam intra-company transfer pricing.
14. apa yang dimaksud dengan Arbitrasi Pricing Theory dan asumsi asumsi APT menurut Farrell (1997)
Jelaskan yang dimaksud dengan Arbitrasi Pricing Theory dan asumsi asumsi APT menurut Farrell (1997)! Jawaban Pendahuluan
Capital Asset Pricing Model (CAPM) merupakan model untuk menentukan harga suatu asset. Model ini mendasarkan diri pada kondisi ekuilibrium. Dalam keadaan ekuilibrium tingkat keuntungan yang disyaratkan oleh pemodal untuk suatu saham akan dipengaruhi oleh risiko tersebut. Disini risiko bukan lagi diartikan sebagai deviasi standar tingkat keuntungan, tetapi diukur dengan beta.
PembahasanArbitrage Pricing Theory adalah sebuah model asset pricing yang didasarkan pada sebuah gagasan bahwa pengembalian sebuah aset dapat diprediksi dengan menggunakan hubungan yang terdapat diantara aset yang sama dan faktor-faktor resiko secara umum. Teori ini memprediksi hubungan tingkat pengembalian sebuah portofolio dan pengembalian dari aset tunggal melalui kombinasi linear dari banyak variabel makro ekonomi yang mandiri.
Menurut Farrel (1997) Arbitrase Pricing Theory ini mempunyai asumsi
Investor mempunyai kepercayaan yang homogen (Investors have homogens beliefs) Investor adalah penghindar risiko yang memaksimumkan untilitas (Investors are risk-averse utility mazimizes) Pasar adalah sempurna.Ketiga asumsi ini dimiliki juga oleh Model Harga Aset Modal (Capital Asset Pricing Model) KesimpulanJadi APT mendasarkan diri atas hukum satu harga. APT menekankan bahwa tingkat keuntungan yang diharapkan tergantung pada pengaruh factor-faktor makro ekonomi dan tidak oleh risiko unik. Kita bisa menganggap faktor-faktor yang ada dalam arbitrage pricing sebagai portofolio-portofolio khusus yang cenderung dipengaruhi oleh pengaruh bersama. Apabila expected risk premium masing-masing portofolio tersebut proporsional dengan market beta portofolio, maka APT dan CAPM akan memberikan hasil yang sama. Kalau tidak, maka hasilnya pun berbeda pula.
Pelajari lebih lanjut Materi tentang fungsi pasar modal brainly.co.id/tugas/9586716 Materi tentang mekanisme pasar modal brainly.co.id/tugas/1014146 Materi tentang fungsi dan tujuan pasar modal brainly.co.id/tugas/6302575 Detil JawabanKelas : XI (2 SMA)
Mapel : Ekonomi
Bab : Pasar Modal
Kode : 11.12.10
Kata Kunci : APT, Farrell, Arbitrase Pricing Theory.
15. membuat soal pilihan ganda masing2 3 soal1. harga jual Cust plus pricing 3 soal2. harga jual mark up pricing 3 soal3. konsep biaya produksi 4 soal
Jawaban:
udah pake hp android belom
16. Apa yang dimaksud dengan break even point, mark up pricing, leader pricing dan price lining
Break even point : titik impas di mana posisi jumlah pendapatan dan biaya sama atau seimbang sehingga tidak terdapat keuntungan ataupun kerugian dalam suatu perusahaan.
Mark up pricing : metode yang biasanya digunakan oleh para pedagang yang usahanya membeli dan menjual kembali barang tersebut setelah terlebih dahulu ditambah biaya-biaya.
Leader pricing : menetapkan harga lebih rendah daripada harga pasar / harga normal untuk meningkatkan omset penjualan / pembeli.
Price lining :memberikan cakupan harga yang berbeda pada lini produk yang beda.
maaf klo salah
17. Apakah ada keterkaitan antara permintaan elastis dengan penentuan harga cost plus pricing. Berikan contoh
contoh pembeli yang menginginkan itu tapi di penjual ada nya yang ini ini contoh dari saya maaf kalo salah
18. jelaskan dan berikan contoh teori-teori kepemimpinan dibawah ini : a. situasional theory b. personal behaviour theory
Jawaban:
Teori situasional adalah teori kepemimpinan yang mengusulkan bahwa model manajemen yang berbeda harus diterapkan berdasarkan situasi yang ada. Teori ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1969 sebagai "teori siklus hidup kepemimpinan" dan kemudian diubah namanya menjadi "Teori Kepemimpinan Situasional" pada pertengahan tahun 1970-an. Teori ini dikembangkan oleh Paul Hersey dan Ken Blanchard saat bekerja pada Manajemen Perilaku Organisasi. Teori ini menyarankan bahwa pemimpin harus menyesuaikan gaya kepemimpinannya berdasarkan tingkat kesiapan pengikutnya. Tingkat kesiapan ditentukan oleh kompetensi dan komitmen pengikut terhadap tugas yang ada. Teori ini mengusulkan empat gaya kepemimpinan, yaitu S1, S2, S3, dan S4, yang didasarkan pada perilaku direktif dan perilaku penyokong, serta empat tingkat kesiapan, yaitu R1, R2, R3, dan R4, yang didasarkan pada tingkat kesiapan pengikut.
Teori perilaku pribadi adalah teori kepemimpinan yang mengusulkan bahwa perilaku seorang pemimpin adalah faktor paling penting dalam menentukan efektivitasnya sebagai pemimpin. Teori ini mengusulkan bahwa perilaku seorang pemimpin dapat dikategorikan ke dalam dua kategori: perilaku berorientasi tugas dan perilaku berorientasi hubungan. Perilaku berorientasi tugas mengacu pada sejauh mana seorang pemimpin fokus pada pencapaian tugas yang ada, sedangkan perilaku berorientasi hubungan mengacu pada sejauh mana seorang pemimpin fokus pada membangun hubungan dengan pengikutnya. Teori ini mengusulkan bahwa perilaku seorang pemimpin dipengaruhi oleh sifat kepribadian mereka, seperti kepercayaan diri, stabilitas emosional, dan keterbukaan terhadap pengalaman. Teori ini mengusulkan bahwa pemimpin yang menunjukkan perilaku berorientasi tugas dan berorientasi hubungan secara bersamaan adalah yang paling efektif.
Contoh penerapan teori situasional dalam praktik meliputi:
- Seorang manajer yang menyesuaikan gaya kepemimpinannya berdasarkan tingkat kesiapan anggota tim. Misalnya, seorang manajer mungkin memberikan arahan dan bimbingan yang lebih banyak kepada anggota tim yang baru (R1) dan arahan yang lebih sedikit serta dukungan yang lebih banyak kepada anggota tim yang lebih berpengalaman (R3).
- Seorang guru yang menyesuaikan gaya pengajarannya berdasarkan tingkat kesiapan siswanya. Misalnya, seorang guru mungkin memberikan bimbingan dan struktur yang lebih banyak kepada seorang siswa yang kesulitan dengan konsep tertentu (R1) dan bimbingan yang lebih sedikit serta dukungan yang lebih banyak kepada siswa yang lebih maju (R3).
Contoh penerapan teori perilaku pribadi dalam praktik meliputi:
- Seorang pemimpin yang fokus pada membangun hubungan dengan pengikutnya dan menciptakan lingkungan ker
ja yang positif. Misalnya, seorang pemimpin yang meluangkan waktu untuk mengenal anggota timnya dan memberikan kesempatan untuk kegiatan membangun tim.
- Seorang pemimpin yang fokus pada pencapaian tugas yang ada dan memastikan bahwa timnya mencapai tujuan mereka. Misalnya, seorang pemimpin yang menetapkan harapan yang jelas dan memberikan bimbingan dan umpan balik kepada anggota timnya.
19. 1. ( Jelaskan dan berikan contohnya tentang propotional factor theory
Teori faktor proporsional adalah teori yang menyatakan bahwa dalam ekonomi, harga suatu barang ditentukan oleh faktor-faktor produksi yang terlibat dalam pembuatan barang tersebut, seperti tenaga kerja, modal, dan bahan baku. Dalam teori ini, harga barang dipengaruhi oleh proporsi dari faktor-faktor produksi yang digunakan untuk membuat barang tersebut.
Contoh dari teori faktor proporsional adalah ketika sebuah perusahaan memproduksi sepatu. Harga sepatu ditentukan oleh biaya produksi yang terlibat dalam pembuatan sepatu tersebut, seperti biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya modal. Jika harga bahan baku meningkat, maka biaya produksi sepatu juga akan meningkat. Namun, jika perusahaan dapat menekan biaya tenaga kerja atau modal, maka harga sepatu dapat tetap sama atau bahkan turun.
Dalam teori faktor proporsional, faktor-faktor produksi dianggap sebagai input dalam pembuatan barang dan jasa, dan harga dianggap sebagai output. Perubahan dalam harga output dapat disebabkan oleh perubahan dalam input, seperti kenaikan harga bahan baku atau penurunan biaya tenaga kerja.
Namun, teori faktor proporsional tidak selalu berlaku dalam semua situasi ekonomi. Terkadang, harga barang juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti permintaan pasar atau kebijakan pemerintah. Oleh karena itu, teori faktor proporsional hanya dapat menjelaskan bagaimana faktor-faktor produksi mempengaruhi harga barang dalam situasi tertentu.
20. Berikan contoh dari aliran feminist legal theory?
Jawaban:
Sebagai contoh dalam pemberian cuti haid, cuti hamil dan cuti melahirkan bagi perempuan pekerja, sebagian menganggapnya sebagai “perlakuan setara” karena mempersamakan kondisi-kondisi biologis yang dialami perempuan tersebut sebagai “kondisi sakit” pada laki-laki
Penjelasan:
Karena hukum hanya melegitimasi “kebenaran” patriarkhis tentang norma hubungan laki-laki dan perempuan yang berlaku di masyarakat. ((Danardono, Donny, 2008b, Teori Hukum Feminis: Menolak Netralitas Hukum. Perempuan dan Hukum: Menuju Hukum Yang Berperspektif Kesetaraan dan Keadilan, kedua ed., Irianto, Sulistyowati, Ed., Yayasan Obor Indonesia, Jakarta. Hlm. 25)) Obyektifitas hukum hanya bisa dicapai jika polaritas dan dikotomi maskulin feminin dihilangkan.
21. jelaskan pengertian behaviorism theory, cognitive theory dan acquisition theory menurut elvelyn?
Pengertian Behaviorism Theory, Cognitive Theory, dan Acquisition Theory menurut Elvelyn adalah teori pendekatan untuk belajar Bahasa Inggris.
Pembahasan
Hai teman-teman BrainlyLovers...!!! Sekarang kita akan membahas teori pendekatan belajar Bahasa Inggris menurut Evelyn.
Selamat belajar...!!!
Teori pendekatan belajar bahasa Inggris Menurut Evelyn (2010)
1. Teori Behaviorisme
• Teori Behaviorisme atau teori perilaku adalah perubahan tingkah laku sebagai akibat adanya interaksi antara stimulus (rangsangan) dan respon (tanggapan).
• Skinner dan Parlov adalah pencetus Teori Behaviorisme, untuk belajar bahasa adalah dengan proses aktivitas pembentukan suatu kebiasaan: stimulus - respon - penguatan. Teori di balik pendekatan ini kenaikan populer audiolingual 50 dan 60, metode pengajaran bahasa Inggris bor atau belajar pengulangan. Teori Behaviorisme mengubah pola kalimat bahasa Inggris atau ingat percakapan dengan berbicara berulang.
• Kerugian dari metode ini adalah ketidakmampuan siswa untuk selain untuk membuat. Kalimat baru sudah diingat tetapi pada kenyataannya, hanya sedikit orang yang dapat mempertahankan hafalannya.
2. Teori Kognitif
• Teori Kognitif atau Teori Kognitif adalah tingkah laku seseorang ditentukan oleh persepsi serta pemahamannya tentang situasi yang berhubungan dengan tujuan belajarnya
• Menurut Chomsky : manusia diciptakan dengan kemampuan yang kognitif, pengolahan masukan dan menciptakan frase baru dalam studi bahasa yang tidak terbatas jumlahnya. Teori di balik munculnya pendekatan baru untuk belajar bahasa Inggris, penekanan pada tata bahasa (grammar).
3. Kerugian pendekatan Kognitif adalah dalam pembelajaran tata bahasa Inggris sangat sulit untuk menggunakan lisan yang fasih dalam berbahasa Inggris.
4. Teori Akuisisi (Dalam Bahasa Perendaman Experience).
• Belajar bahasa dengan dua cara menurut Krashen (1983), yaitu
a. Aqcuisition bahasa yaitu alami belajar dari pengalaman langsung dalam berkomunikasi dengan bahasa.
b. Belajar Bahasa adalah proses belajar dengan memahami unsur-unsur bahasa yang kemudian digunakan untuk berkomunikasi.
Menurut Krashen, untuk berbicara fasih bahasa Inggris, tidak dibutuhkan pendidikan formal. Sebatas cukup untuk dapat berkomunikasi untuk pengalaman langsung dengan bahasa.
Kesimpulan :
Evelyn menyimpulkan, dari tiga teori dan pendekatan dalam belajar bahasa,adalah mengunakan pendekatan eklektik,dan menggabungkan kekuatan teori, masing-masing. Behaviorisme Teori untuk belajar bahasa dengan menggunakan kognitif, dan kemampuan berbicara untuk promosi. Pendekatan Aqcuisition menggunakan tata bahasa Bagi saya, dan mungkin yang hampir mengecewakan Kisanak belajar bahasa Inggris, mungkin bersalah dari pendekatan eklektik untuk menjadi efektif, dan mendapatkan hasil yang optimal.
Pelajari Lebih Lanjut
1. Kajian tentang Preposition bisa coba cek https://brainly.co.id/tugas/20934894
2. Kajian tentang Present Perfect Tense bisa coba cek https://brainly.co.id/tugas/18606306
3. Kajian tentang Elliptical either dan either bisa coba cek https://brainly.co.id/tugas/21246883
Detail Jawaban
Kelas : 10
Mata Pelajaran : B. Inggris
Bab 3 : Grammar
Kode : 10.5.2003
Kata Kunci : Behaviorism Theory, Cognitive Theory, dan Acquisition Theory.
22. pembentukan koalisi dalam parlemen di indonesia nerupakan salah satu contoh adanya aplikadi.... dalam politik a. collective action theory b. game theory c. voting theory d. public choice theory
jawaban nya A
maaf kalau salah
23. Bisa berikan contoh cerita dari theory Shadow dari Carl Jung
Teori Shadow Carl Jung menjelaskan tentang aspek tersembunyi dalam diri seseorang yang tidak disadari oleh seseorang tsb. Aspek tersembunyi ini bisa berupa karakter positif atau negatif. Misalnya, si Y terkenal sebagai seseorang yg suka marah, berbicara kasar dan suka berkelahi. Tapi saat melihat ada anak kecil menangis, si Y mendekatinya dan menenangkannya dengan kata2 yg lemah lembut. Sehingga anak itu senang dan tidak lagi menangis.
24. pembentukan koalisi dalam parlemen di indonesia merupakan salah satu contoh adanya aplikasi... dalam politik a. collective action theory b. game theory c. voting theory d. public choice theory
jawaban nya A
maaf kalau salah
25. Menurut teori ini kegunaan suatu barang dan jasa tidak dapat dihitung, hanya dapat dibandingkan, dinamamakan teori …A.konsumsi theoryB.Produksi theoryC.Ordinal theoryD.Cardinal theoryE.Economic theory
Jawaban:
C.ordinal theory
Penjelasan:
jadiin jawaban terbaik bisa kaliii
26. contoh kasus transfer pricing
Jawaban:
pada Perusahaan Limited Risk Distributor. Smart Corp. adalah produsen produk elektronik yang berkedudukan di ...
Gross Margin (Laba Kotor/Harga Jual): 12%
Harga Jual/unit: 125
Harga Beli/unit: 110
Laba Kotor: 15
Penjelasan:
maaf jika salah jangan marah
27. Masyarakat dan kebudayaan mempunyai tahap-tahap perkembangan yang membentuk lingkaran serta tahap tertentu dapat berulang . teori ini disebut *Cyclical theoryUniliniar theoryMultilinear theoryUniversal theoryDependency theory
Jawaban:
Unlinear theory
Penjelasan:
Teori ini menganggap masyarakat berkembang dari masyarakat sederhana menuju masyarakat yang kompleks. Bentuk teori ini adalah teori siklus yang berpendapat bahwa tahap-tahap perkembangan menyerupai lingkaran, di mana tahapan tersebut dapat dilalui berulang kali.
28. Jelaskan apa kelebihan atau kekurangan arbitrage ?
Penjelasan:
Dalam banyak literatur dikatakan hal yang menjadi kelebhan dari forum arbitrase adalah:
1.Kerahasiaan sengketa tetap terjamin;
Lembaga arbitrase dan para arbiter terikat janji suci kerahasiaan terhadap seluruh kasus arbitrase yang ditanganinya. Sehingga, kasus yang masuk di arbitrase tidak tercium oleh media dan publik. Dalam bisnis hal ini akan sangat menguntungkan. Apalagi bagi bisnis yang berkaitan dengan konsumen akhir. Pemberitaan soal sengketa sangat buruk bagi bisnis mereka.
2. Sidang arbitrase tepat waktu sesuai jadwal;
Dengan adanya ketepatan waktu, maka keterlambatan yang diakibatkan karena hal prosedural dan administratif dapat dihindari. Bagi bisnis, hal ini sangat berarti sekali. Tidak perlu buang waktu dan lebih hemat biaya, apalagi jika menggunakan jasa lawyer dengan hourly-basis.
3. Arbiter tidak hanya berpengalaman namun memiliki keahlian terkait sengketa bisnis;
Salah satu syarat menjadi arbiter adalah memiliki pengalaman setidaknya 15 tahun dalam satu bidang yang menjadi keahliannya. Sehingga, dengan jam terbang dan fokus terhadap keahliannya, seorang arbiter dinilai lebih memiliki skill yang mumpuni dibandingkan hakim di pengadilan negeri yang berhadapan dengan berbagai kasus baik perdata maupun pidana. Terlebih lagi, para pihak dapat memilih sendiri arbiter yang akan menangani perkaranya sesuai dengan latar belakang dan keahlian arbiter.
4.Para pihak dapat menentukan pilihan hukum untuk penyelesaian masalahnya;
Dalam arbitrase, diberikan keleluasaan menentukan pilihan hukum acara sebagai prosedur penyelesaiaan di arbitrase. Namun hukum materiil terkait kasus tersebut tetap berpegang pada kontrak bisnis yang telah disepakati dan menjadi panduan para pihak dalam berbisnis.
5. Para pihak dapat memilih tempat penyelenggaraan arbitrase;
Yang menjadi seat atau tempat berarbitrase dapat disepakati sendiri oleh para pihak. Jadi tidak melulu harus didasarkan pada dimana domisili dari lawan atau counterpart bisnis. Hal ini jelas berbeda dengan ketentuan Pasal 180 (1) HIR yang menentukan bahwa gugatan diajukan pada pengadilan negeri yang memiliki yurisdiksi sesuai domisili tergugat.
6.Putusan arbitrase merupakan putusan yang final dan mengikat para pihak.
Secara umum, putusan arbitrase diperiksa dan diputus dalam jangka waktu 6 bulan dan putusan nya bersifat final dan mengikat. Sehingga tidak ada lagi pengajuan banding dan kasasi terhadapnya. Walau masih terbuka upaya pembatalan putusan arbitrase di pengadilan negeri atau bahkan upaya penundaan pelaksanaan terhadap putusan arbitrase.
Namun disamping kelebihannya, ada beberapa hal yang dinilai sebagai kelemahan arbitrase, yaitu antara lain:
1.Biaya arbitrase dinilai lebih mahal dari pengadilan negeri;
Sebagai ilustrasi, di bawha ini adalah penetapan biaya arbitrase di Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI).
2.Memiliki Ketergantungan kepada pengadilan untuk melaksanakan eksekusi
Mengingat sifat kelembagaannya yang merupakan peradilan semu (quasi judicial), maka untuk eksekusi putusan tetap membutuhkan bantuan lembaga peradilan umum. Dalam hal pelaksanaan putusan arbitrase, sebelum dilaksanakan harus terlebih dahulu didaftarkan di pengadilan negeri. Hal ini menunjukkan bahwa lembaga arbitrase tidak mempunyai upaya pemaksa terhadap para pihak untuk menaati putusannya. Oleh karena itu, putusan arbitrase akan efektif dilaksanakan jika para pihak memiliki iktikad baik dalam melaksanakan putusan tersebut.
3.Upaya eksekusi dari suatu putusan arbitrase kadang mengalami kendala di lapangan
Walaupun pengaturan tentang eksekusi putusan arbitrase nasional maupun internasional sudah cukup jelas di dalam UU Arbitrase, namun masih terdapat hambatan pelaksanaannya. Dalam praktik, pihak yang dihukum untuk membayar ganti kerugian melakukan berbagai upaya perlawanan sehingga dapat menunda pelaksanaan eksekusi terhadap putusan arbitrase.
mohon maaf kalau salah
semoga bermanfaat
29. Jelaskan yang dimaksud dengan Arbitrasi Pricing Theory dan asumsi asumsi APT menurut Farrell (1997). tolong jawabanya yaa di perjelas
Jelaskan yang dimaksud dengan Arbitrasi Pricing Theory dan asumsi asumsi APT menurut Farrell (1997)!JawabanPendahuluan
Capital Asset Pricing Model (CAPM) merupakan model untuk menentukan harga suatu asset. Model ini mendasarkan diri pada kondisi ekuilibrium. Dalam keadaan ekuilibrium tingkat keuntungan yang disyaratkan oleh pemodal untuk suatu saham akan dipengaruhi oleh risiko tersebut. Disini risiko bukan lagi diartikan sebagai deviasi standar tingkat keuntungan, tetapi diukur dengan beta.
PembahasanArbitrage Pricing Theory adalah sebuah model asset pricing yang didasarkan pada sebuah gagasan bahwa pengembalian sebuah aset dapat diprediksi dengan menggunakan hubungan yang terdapat diantara aset yang sama dan faktor-faktor resiko secara umum. Teori ini memprediksi hubungan tingkat pengembalian sebuah portofolio dan pengembalian dari aset tunggal melalui kombinasi linear dari banyak variabel makro ekonomi yang mandiri.
Menurut Farrel (1997) Arbitrase Pricing Theory ini mempunyai asumsi
Investor mempunyai kepercayaan yang homogen (Investors have homogens beliefs)Investor adalah penghindar risiko yang memaksimumkan untilitas (Investors are risk-averse utility mazimizes)Pasar adalah sempurna.Ketiga asumsi ini dimiliki juga oleh Model Harga Aset Modal (Capital Asset Pricing Model)KesimpulanJadi APT mendasarkan diri atas hukum satu harga. APT menekankan bahwa tingkat keuntungan yang diharapkan tergantung pada pengaruh factor-faktor makro ekonomi dan tidak oleh risiko unik. Kita bisa menganggap faktor-faktor yang ada dalam arbitrage pricing sebagai portofolio-portofolio khusus yang cenderung dipengaruhi oleh pengaruh bersama. Apabila expected risk premium masing-masing portofolio tersebut proporsional dengan market beta portofolio, maka APT dan CAPM akan memberikan hasil yang sama. Kalau tidak, maka hasilnya pun berbeda pula.
Pelajari lebih lanjutMateri tentang fungsi pasar modal brainly.co.id/tugas/9586716Materi tentang mekanisme pasar modal brainly.co.id/tugas/1014146Materi tentang fungsi dan tujuan pasar modal brainly.co.id/tugas/6302575Detil JawabanKelas : XI (2 SMA)
Mapel : Ekonomi
Bab : Pasar Modal
Kode : 11.12.10
Kata Kunci : APT, Farrell, Arbitrase Pricing Theory.
30. Jelaskan yang dimaksud dengan Arbitrasi Pricing Theory dan asumsi asumsi APT menurut Farrell (1997)
Pengertian Arbitrage Pricing Theory (APT)
Copeland (1997) menyatakan bahwa paling sedikit ada 3 atau 4 faktor yang mempengaruhi perkembangan harga dari surat-surat berharga. Hal ini menunjukkan bahwa teori APT mendorong adanya pengembangan penelitian berdasarkan variabel atau faktor-faktor yang diduga mempengaruhi perubahan sebuah sekuritas. Faktor-faktor itu dapat dilihat dari kinerja fundamental perusahaan, kinerja saham di pasar, ataupun keadaan pasar dan perekonomian.
31. apa itu games theory, apa inti dari games theory, dan beeri contoh-contohnya?
games theory itu teori tentang game contoh nya game yg mengasah otak seperti brainly ini
32. jelaskan tentang prestige pricing
Prestige Pricing (Harga Prestis) adalah menetapkan harga yang tinggi demi membentuk image kualitas produk yang tinggi yang umumnya dipakai untuk produk shopping Dan specialty. Contohnya: Rolex, Prada, vertu DLL.
33. Menetapkan harga lebih rendah daripada harga persaingan adalah : a. going rate pricing b. bid pricing c. initiative pricing d. competitor pricing e. tidak ada jawaban yang benar
Jawaban:
d. competitor pricing
Penjelasan:
Penetapan harga kompetitif (competitive pricing) adalah strategi penetapan harga di mana perusahaan menggunakan pesaing atau rata-rata industri sebagai benchmark untuk menetapkan harga. Mereka mungkin akan menetapkan harga yang lebih tinggi, di sekitar, atau lebih rendah daripada rata-rata pesaing.
#maaf jika salah
34. Sebutkan beberapa contoh middle range theory?
Self care deficit. Semogamembantu:)
35. 3. Jelaskan yang dimaksud dengan Arbitrasi Pricing Theory dan asumsi asumsi APT menurut Farrell (1997)
Jelaskan yang dimaksud dengan Arbitrasi Pricing Theory dan asumsi asumsi APT menurut Farrell (1997)!JawabanPendahuluan
Capital Asset Pricing Model (CAPM) merupakan model untuk menentukan harga suatu asset. Model ini mendasarkan diri pada kondisi ekuilibrium. Dalam keadaan ekuilibrium tingkat keuntungan yang disyaratkan oleh pemodal untuk suatu saham akan dipengaruhi oleh risiko tersebut. Disini risiko bukan lagi diartikan sebagai deviasi standar tingkat keuntungan, tetapi diukur dengan beta.
PembahasanArbitrage Pricing Theory adalah sebuah model asset pricing yang didasarkan pada sebuah gagasan bahwa pengembalian sebuah aset dapat diprediksi dengan menggunakan hubungan yang terdapat diantara aset yang sama dan faktor-faktor resiko secara umum. Teori ini memprediksi hubungan tingkat pengembalian sebuah portofolio dan pengembalian dari aset tunggal melalui kombinasi linear dari banyak variabel makro ekonomi yang mandiri.
Menurut Farrel (1997) Arbitrase Pricing Theory ini mempunyai asumsi
Investor mempunyai kepercayaan yang homogen (Investors have homogens beliefs)Investor adalah penghindar risiko yang memaksimumkan untilitas (Investors are risk-averse utility mazimizes)Pasar adalah sempurna.Ketiga asumsi ini dimiliki juga oleh Model Harga Aset Modal (Capital Asset Pricing Model)KesimpulanJadi APT mendasarkan diri atas hukum satu harga. APT menekankan bahwa tingkat keuntungan yang diharapkan tergantung pada pengaruh factor-faktor makro ekonomi dan tidak oleh risiko unik. Kita bisa menganggap faktor-faktor yang ada dalam arbitrage pricing sebagai portofolio-portofolio khusus yang cenderung dipengaruhi oleh pengaruh bersama. Apabila expected risk premium masing-masing portofolio tersebut proporsional dengan market beta portofolio, maka APT dan CAPM akan memberikan hasil yang sama. Kalau tidak, maka hasilnya pun berbeda pula.
Pelajari lebih lanjutMateri tentang fungsi pasar modal brainly.co.id/tugas/9586716Materi tentang mekanisme pasar modal brainly.co.id/tugas/1014146Materi tentang fungsi dan tujuan pasar modal brainly.co.id/tugas/6302575Detil JawabanKelas : XI (2 SMA)
Mapel : Ekonomi
Bab : Pasar Modal
Kode : 11.12.10
Kata Kunci : APT, Farrell, Arbitrase Pricing Theory.
36. contoh dialog 4 orang tentang congratulation, hope, pricing, agrement dan disagrement. Jangan terlalu pendek ya...
Andy : Hello Amy, congratulations to your restaurant opening
Amy : Eh? Hello Andy! Thanks a lot andy. have you tried to eat at my restaurant?
Andy : I have tried it, but honestly I think you give the price of foods and drinks in your restaurant are too expensive.
Amy : Ah I am sorry for that Andy, but I think the price is worth it and the foods are delicious Andy.
Andy : Your foods are delicious and I'm agree about that.
Amy : So what's the problem?
Andy : As the matter of fact, I ordered a fried rice. When I ate the fried rice, I was surprised to see the price of fried rice. The price reached 30,000 when I just eat the usual fried rice.
Amy : Ah but I think that's not a really problem Andy. However, people still order the fried rice.
Andy : Amy.. I disagree to you because you don't realize if it will reduce the number of your customers. it will reduce the number of your customers. Maybe you can reduce your food price a bit.
Amy : thanks for your advice on my restaurant, I will think about it. Anyway I have to think about the benefits I'll get.
Andy : No problem Amy, I'm have to gave my advice to you. And good luck with your restaurant, bye!
Amy : Thanks Andy, bye!
37. Jelaskan mengenai cost oriented pricing dan demond oriented pricing! Tolong butuh sekarang
Jawaban:
1. Cost Oriented Pricing (Penetapan harga berdasar pendekatan biaya)
Merupakan cara paling umum yang banyak digunakan oleh perusahaan, yakni dengan penetapan harga jual berdasar biaya-biaya yang dikeluarkan untuk produksi dan menambahkan suatu prosentase tertentu sebagai labanya. Terdapat tiga kelompok dalam melakukan penetapan harga model ini yakni :
Cost Plus Pricing Method (Metode Penetapan Harga Biaya-Plus), yakni penetapan biaya yang banyak dilakukan oleh perusahaan produksi. Penghitungannya dengan cara harga jual per unit produk dihitung dengan menjumlahkan seluruh biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba yang dikehendaki. (Rumus: Biaya Total + laba = Harga jual)
Mark-up pricing (Metode Penetapan Harga Mark-Up), merupakan penetapan harga yang dilakukan hanya dengan menambah laba, cara ini banyak dilakukan oleh pedagang perantara karena mereka tidak ada biaya-biaya produksi.(Rumus: Harga Beli + MarkUp = Harga Jual)
Target pricing, merupakan penetapan harga yang dilakukan berdasarkan tingkat pengembalian investasi (ROI) yang diinginkan.
Baca juga : Apa itu Capital Expenditure? Mari Mengetahuinya secara Lengkap
2. Demand-Oriented Pricing (Penetapan harga berdasar pendekatan kebutuhan/permintaan)
Menurut Djaslim Saladin (2003:96) Demand-Oriented Pricing adalah Penentuan harga dengan mempertimbangkan keadaan permintaan, keadaan pasar dan keinginan konsumen. Demand-oriented pricing mendasarkan kepada tingkah laku demand, misalnya harga tinggi apabila demand sangat kuat dan harga rendah bilamana demand lemah.
Untuk menanggapi aneka macam konsumen yang mengiinginkan suatu produk, maka cara yang biasa ditempuh adalah dengan mengadakan diskriminasi harga. Macam-macam diskriminasi harga yang dapat dilakukan misalnya adalah diskriminasi terhadap teritorial (wilayah), kelompok customer (pelanggan), Waktu dan kualitas atau bentuk produk.
3. Competition Oriented Pricing (Penetapan harga berdasar pendekatan persaingan)
Competition oriented pricing merupakan penetapan harga yang didasarkan kepada harga yang ditetapkan oleh pesaing, hal ini dilakukan terutama untuk produk-produk yang bersifat homogen. Beberapa metode penetapan harga yang dapat disebutkan sebagai berikut:
Perceived value pricing, yaitu penetapan harga dimana perusahaan berusaha menetapkan harga setingkat dengan rata – rata industri.
Sealed bid pricing yaitu suatu penetapan harga didasarkan pada tawaran yang diajukan oleh pesaing.
38. Apakah transfer pricing antar perusahaan anak(subsidiary) dengan induk perusahaannya termasuk intracompany atau intercompany transfer pricing? Apa alasannya disebut intracompany atau intercompany transfer pricing?
Jawaban:
tidak bisa dikatakan TP karena tidak adanya aktivitas TP ( pemindahan laba kepada perusahaan multinasional ) Bisa dikatakan transfer pricing apabila adanya aktivitas TP antar anak perusahan/multinasional, yaitu berupa pemindahan laba ke anak perusahaan, dimana anak perusahaan itu berada di negara yang tarif pajaknya rendah.
Alasan kenapa intercompany/multinasional yaitu untuk mengurangi pembayaran pajaknya, menurut perusahaan pajak merupakan beban dan pengurang laba perusahaan.
39. Jelaskan yang dimaksud dengan Arbitrasi Pricing Theory dan asumsi asumsi APT menurut Farrell (1997)
hay tugas nya sama apakah udah di kerjain
40. contoh The Theory of The Invisible Hand.
Jawaban:
give help to people in need without anyone else knowing
Penjelasan:
i hope this helps
(semoga ini membantu)